Ada 3 kelompok Paduan Suara tingkat Paroki di Paroki St. Herkulanus, yaitu: (1) P.S. GITA BAKTI HERKULANUS yang berlatih rutin tiap minggu sore, (2) P.S. IUVENISH CHORUS yang beranggotakan para OMK Paroki Santo Herkulanus, (3) P.S. SERAFIM yang beranggotakan para Pengurus dan Karyawan Yayasan Yohanes Paulus Depok.

Minggu, 06 Mei 2012

Ibadat Rosario Roh Kudus

Print Friendly and PDF


Pengantar
Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria dimaksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.

Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu didaraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.

Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya .....), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.

Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.

Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut:


1. Tanda Salib
Dalam Nama Bapa ..........

2. Doa Tobat
Allah yang maharahim,
aku menyesal atas dosa-dosaku,
sungguh patut aku Engkau hukum,
terutama sebab aku telah menghina Engkau,
yang mahamurah dan mahabaik bagiku.
Aku benci atas segala dosaku
dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu
hendak memperbaiki hidupku
dan tidak akan berbuat dosa lagi.
Allah, ampunilah aku, orang berdosa.
Amin.

3. Doa “Datanglah Ya Roh Pencipta”
Datanglah hai Roh Pencipta kunjungilah jiwa kami semua penuhilah dengan rahmat-Mu hati kami ciptaan-Mu. Gelar-Mu ialah penghibur rahmat Allah yang mahaluhur Sumber Hidup, Api Kasih dan Pengurapan Ilahi. Engkaulah sumber sapta karunia jemari tangan Sang Ilahi. Engkaulah janji sejati Allah Bapa yang mempergandakan bahasa. Terangilah akal budi, curahkan cinta di setiap hati. Segala kelemahan kami semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan. Jauhkanlah semua musuh segera, anugrahkanlah kedamaian jiwa, dengan Engkau sebagai penuntun kami kejahatan tak’kan mempengaruhi. Perkenalkanlah kami kepada Bapa ajarilah agar mengakui Putra serta Engkau, Roh dari Keduanya yang kami imani dan puji selamanya. Segala kemuliaan bagi Allah Bapa dan bagi Sang Putra yang telah bangkit dari mati serta bagi-Mu Roh Kudus pula sepanjang segala abad. Amin

4. Misteri Pertama: ”Dari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.”
(Renungan Luk1:35 )

Ujud khusus: Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)

5. Misteri Kedua: ”Roh Allah turun atas Yesus.”
(Renungan Mat3:16 )

Ujud khusus: Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)

6. Misteri Ketiga: ”Oleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.”
(Renungan Luk4:1-2)

Ujud khusus: Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)

7. Misteri Keempat: ”Peranan Roh Kudus dalam Gereja.”
(Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 )

Ujud khusus: Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)

8. Misteri Kelima: ”Roh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.”
(Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 )

Ujud khusus: Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.
Renungan dan doa pribadi …
Bapa Kami …
Salam Maria …
Kemuliaan … (7x)

9. Aku Percaya …
Bapa Kami …
Salam Maria ..

Sumber : http://www.ekaristi.org/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

  © Blogger templates The Professional Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP